Kamis, 13 November 2014

7 Cara Mengetahui Kalau Lawan Bicaramu Bohong

7 Cara Mengetahui Kalau Lawan Bicaramu Bohong


1. Ketika berbohong, orang akan cenderung berbicara dengan kalimat baku

Para pembohong cenderung berbicara formal
Para pembohong cenderung berbicara formal via businesschic.com.au
Ini terutama berlaku untuk kebohongan-kebohongan besar, bukan kebohongan sepele seperti “Aku OTW ya!”. Struktur kalimat baku yang kaku akan memudahkan pembohong untuk berpikir sebelum merangkai kebohongannya. Sebaliknya, kita cenderung tak berhati-hati dalam bicara ketika kalimat kita santai dan lugas. Untuk menjadi pembohong ulung, orang harus berhati-hati, ‘kan?


2. Berlawanan dengan mitos, orang yang berbohong justru akan berusaha menjaga kontak mata dengan lawan bicara

Pembohong malah akan menatap matamu
Pembohong malah akan menatap matamu via www.huffingtonpost.com
“Liars won’t look at you in the face”, kata orang. Tapi menurut Pamela, pembohong ulung justru akan berusaha menjaga kontak mata. Dengan menatap lawan bicara, mereka berusaha agar tetap terlihat meyakinkan.
Namun tatapan orang yang berbohong akan terasa “tidak wajar”. Misalnya, mereka akan menatap lawan bicaranya terlalu lama. “They overcompensate,” kata Pamela.


3. Pembohong punya kecenderungan menghilangkan unsur “aku” dalam ceritanya

how-to-see-right-through-a-liar
menghilangkan unsur aku di dalam cerita via www.geckoandfly.com
Ketika berbohong, kita akan cenderung “menjauhkan diri” dari kebohongan yang kita utarakan. Maksudnya, kita akan berusaha menceritakan kebohongan itu tanpa memasukkan unsur “aku” ke dalam cerita. Kita akan berusaha untuk menggeser fokus cerita ke orang lain. Ini karena berbohong membuat kita tidak nyaman, sehingga ironisnya, kita berusaha sebisa mungkin untuk tidak mengasosiasikan diri dengan cerita kita sendiri.
Contoh:
“Kemarin aku nggak ikut anak-anak ke mall, kok. Aku di rumah, belajar.” (jujur)
“Kemarin anak-anak nggak ada yang pergi ke mall, kok. Soalnya banyak PR, harus di rumah.” (bohong)

4. Karena alam bawah sadar mereka merasa bersalah, pembohong juga cenderung berbicara dengan nada negatif

Mereka akan merasa bersalah, lalu menjadi negatif
Mereka akan merasa bersalah, lalu menjadi negatif via www.huffingtonpost.com
Pernahkah kamu mematikan HP karena malas dihubungi seseorang? Ketika orang itu bertanya kenapa dia tak bisa menghubungimu, kamu pun berbohong. Karena merasa bersalah, kamu jadi merasa perlu ikut menyampaikan bahwa kamu kesal.
“Sori ya kemarin nggak bisa ditelepon, baterai HP-ku mati. Bateraiku emang boros banget, ngeselin.”


5. Kalimat para pembohong sering berputar-putar dan dibumbui detail tak penting

Pembohong akan berputar-putar dalam bicara
Pembohong akan berputar-putar dalam bicara via static1.businessinsider.com
Ketika seseorang berkata jujur, dia tak akan kesulitan untuk bicara dengan langsung dan jelas. Sebaliknya, orang yang tak jujur akan ngobrol ngarol-ngidul. Kalimat yang seharusnya sederhana jadi penuh detail yang tak berhubungan dengan inti cerita.
Contoh:
“Sayang, udah sholat?”
“Udah nih Sayang, tadi anak-anak sekantor sholat di masjid kota kok. Ke masjidnya jalan kaki dari tempat rapat, hampir kehujanan. Terus bacaan surat Imamnya panjang banget — surat apa tuh Yang, yang dibaca kalo ada orang meninggal itu lho!”
Aduhai Mas, apa hubungannya hampir kehujanan dan bacaan surat Imam sama apa Mas udah sholat atau belum? :”) Padahal kalau Mas udah sholat beneran, pertanyaan ini ‘kan hanya tinggal dijawab dengan simpel: “Udah, Sayang, sama anak-anak kantor.” Selesai!


6. Seorang pembohong tidak akan tersenyum dengan matanya

Mata seorang pembohong tidak ikut tersenyum
Mata seorang pembohong tidak ikut tersenyum via www.huffingtonpost.com
Ketika berbohong, lawan bicaramu mungkin akan menyunggingkan senyum agar terlihat lebih meyakinkan. Untuk itu, kamu harus bisa membedakan senyum asli dan senyum palsu.
Seseorang yang benar-benar tersenyum akan tersenyum dengan matanya. Dari pandangannya, kamu bisa melihat usahanya untuk menjadi hangat. Jika matanya dingin, kamu perlu mengecek apakah senyumnya memang tulus. Bedakan juga senyum yang tulus dengan sengiran yang sinis atau merendahkan.


7. Meski cara bicara si pembohong terdengar layak dipercaya, gesturnya menyiratkan keengganan bekerjasama

Jadilah pendengar yang baik
Gesturnya menyiratkan keengganan bekerjasama via www.bet.com
Mungkin lawan bicaramu adalah pembohong ulung. Dia mampu tersenyum dengan matanya, mengontrol nada bicaranya agar tak terdengar panik, dan mengatur kalimatnya supaya tetap sederhana dan rapi.
Tapi, seorang pembohong tetap akan mengelak ketika kamu mengajaknya bekerja sama. Contoh:
“Sabtu besok ke kampus yuk, bantuin anak-anak bikin paper replika buat fundraising.”
“Jam berapa? Aku Sabtu pagi harus ngajar.”
“Siang-siang kok, sekitar jam 12.”
“Sabtu siang aku harus nemenin Ibu beli batik.”
“Yaudah deh. Malem ini aja temenin aku beli bahan-bahan paper replika, gimana?”
“Hmm… Insya Allah ya? Nanti aku kabarin lagi…”
Seseorang yang jujur akan selalu bersikap terbuka terhadapmu. Jika memang tidak bisa mengiyakan ajakanmu, mereka akan menawarkan alternatif tanggal. Tentu ini berbeda dengan orang yang memang tidak mau dan menutupinya dengan berbagai alasan.

Semoga setelah membaca ini kamu jadi bisa lebih baik dalam mendeteksi kebohongan. Jangan malah dipakai untuk melatih kemampuan berbohongmu, ya!

Kamu sedang lelah dan jenuh bekerja? Atasi dengan cara ini!


Kamu sedang lelah dan jenuh bekerja? Atasi dengan cara ini!


Kamu sering merasa nggak bersemangat di kantor, atau mungkin produktivitasmu menurun? Kamu merasa seberapa lama pun kamu istirahat, pegal-pegal dan rasa lelah di sekujur tubuhmu nggak kunjung hilang? Mungkin kamu sedang mengalami kelelahan akut atau kejenuhan bekerja. Kejenuhan bekerja (burnout) adalah salah satu gangguan yang sering dialami oleh para karyawan dengan pekerjaan menuntut. Orang yang mengalami kejenuhan bekerja merasa kelelahan secara mental dan fisik, hingga berdampak cukup serius pada performa kerjanya.
Kejenuhan bekerja seringkali diabaikan karena banyaknya tumpukan tugas yang harus dituntaskan. Padahal kalau dibiarkan, gangguan ini bisa berkembang menjadi depresi dan kerenggangan hubungan dengan orang-orang terdekat kita. Nggak mau ‘kan sampai begitu? Sekarang Hipwee akan mengajak kamu untuk mengenali gejala-gejala kejenuhan bekerja dan bagaimana cara mengatasinya. Langsung simak aja yuk!

Tanda-tanda kamu sedang lelah dan jenuh saat bekerja:

1. Nggak semangat

Kurang semangat
Kurang semangat via www.littleplastichorses.com
Berbeda dari watakmu yang dulu, kamu nggak lagi bersemangat saat hendak pergi ke kantor. Kamu merasa berat hati dan terpaksa, bahkan kadang-kadang mempertanyakan apakah pekerjaanmu ini ada maknanya. Nggak hanya itu, di kantor pun kamu merasa malas untuk menuntaskan pekerjaanmu. Godaan untuk menunda-nunda datang nyaris setiap waktu. Suasana hatimu pun kacau.


2. Mudah marah dan nggak sabar

Kamu suka marah-marah nggak jelas
Kamu suka marah-marah nggak jelas via www.chartspan.com
Segala emosi negatifmu mudah sekali keluar. Dulu kamu dikenal sebagai orang yang periang dan sabar, namun sekarang jadi gampang tersinggung dan/atau pemurung. Tanpa alasan yang jelas sekalipun, kamu bisa jadi terlalu sensitif dan suka melempar kesalahan ke teman-teman kerjamu.


3. Produktivitasmu menurun

Produktifitas merosot
Produktivitas merosot via www.alviesrestaurant.com
Produktivitas kerjamu merosot drastis, dan hasilnya pun jauh dari apa yang diharapkan oleh bosmu. Tak hanya itu, bosmu juga mengeluh bahwa kamu sekarang susah dihubungi. Kamu merasa sangat kesulitan untuk bisa kembali ke tingkat produktivitas yang dulu. Ketika dulu kamu masih menggebu-gebu memberikan usaha yang terbaik untuk pekerjaanmu, sekarang kamu hanya bisa berdoa supaya sore cepat datang dan kamu bisa cepat pulang.


4. Pesimis

Kamu jadi pesimis dengan pekerjaanmu
Kamu jadi pesimis dengan pekerjaanmu via www.ksl.com
Kamu tahu bahwa produktivitasmu menurun, tapi bukannya berusaha memperbaikinya, kamu malah jadi semakin pesimis. Kamu merasa ragu dengan segala kemampuan dan keahlianmu. Ini membuatmu jadi semakin mudah stres.


5. Kecewa dengan pekerjaanmu

Kecewa dengan pekerjaan
Kecewa dengan pekerjaan via www.albawaba.com
Kamu tba-tiba merasa kecewa dengan pekerjaan, rekan-rekan kerja dan juga bosmu. Seolah-olah kamu merasa semua hasil kerjamu nggak dihargai oleh mereka.


6. Konsumsi obat-obatan, minuman atau rokok untuk menambah semangat

Kerja harus sambil ngerokok
Kerja harus sambil ngerokok via www.corporatewellnessmagazine.com
Demi menjaga mood dan produktivitas kerja, kamu mengkonsumsi atau mulai berpikir untuk mengkonsumsi obat, penambah stamina, kopi atau minuman beralkohol, atau rokok.


7. Jadwal tidur dan makan berantakan

Jadwal makan dan tidur kacau
Jadwal makan dan tidur kacau via 3cero.com
Jadwal tidurmu jadi berantakan. Hampir setiap hari kamu lembur sampai larut malam, hingga kamu seringkali tidur kurang dari 8 jam sehari. Nafsu makanmu menurun dan kamu akan makan kalau lagi bener-bener laper aja.


8. Gangguan kesehatan

Kamu mudah terserang sakit
Kamu mudah terserang sakit via betterbusiness.torkusa.com
Dalam kurun waktu satu minggu, kamu seringkali terserang penyakit seperti pusing, flu, masuk angin, atau maag. Kamu seringkali merasakan sakit pada area punggung dan bokongmu karena terlalu lama duduk.


9. Mudah lelah dan letih

gampang banget capek
gampang banget capek via titleboxingclub.com
Kamu jadi mudah lelah dan letih, baik secara emosional, mental dan fisik. Rasa-rasanya kamu seperti kehabisan energi untuk beraktivitas.

10. Depresi

Kamu merasa depresi
Kamu merasa depresi via www.mentalhealthy.co.uk
Ini terjadi dalam tingkatan yang sudah parah. Karena kelelahan dan emosimu jadi nggak stabil, kamu menjadi depresi dan merasa kosong. Bahkan rasa depresimu ini terbawa hingga ke dalam kehidupan pribadimu.


11. Masalah pada kemampuan berpikir

kamu sulit menuangkan idemu
kamu sulit menuangkan idemu via vitaevolution.com
Kamu juga merasakan gangguan pada kemampuan berpikirmu. Kamu jadi sulit sekali untuk fokus dan berkonsentrasi pada sesuatu. Kamu mudah lupa, dan merasa kesulitan untuk menuangkan ide-ide brilianmu.


12. Timbul konflik di rumah atau kantor

Timbul konflik di kantor dan di rumah
Timbul konflik di kantor dan di rumah via estenio.com.mx
Emosimu yang nggak stabil pastinya berpengaruh pada perilakumu juga. Karena itu, kamu jadi sering terlibat konflik dengan teman-teman kerja. Nggak cuma di kantor, kamu juga mengalami konflik dengan orang-orang yang ada di rumah.


13. Prestasimu menurun

Prestasimu menurun
Prestasimu menurun via www.womendisease.com
Bandingkan dengan hasil pencapaian kerjamu saat ini dengan yang sebelum-sebelumnya. Apakah lebih baik dari yang sebelumnya, atau malah menurun? Jika prestasimu nggak sebagus sebelum-sebelumnya, mungkin kamu memang sedang lelah.


14. Kurang perduli dengan kesehatan

Kamu nggak memperhatikan kesehatan
Kamu nggak memperhatikan kesehatan via www.employment-solicitors.ie
Kesehatan bukan lagi hal yang kamu perhatiin. Kamu jadi nggak teratur berolahraga lagi. Kamu berhenti peduli dengan makanan-makanan yang kamu konsumsi, apakah itu baik untuk kesehatanmu atau tidak.
Kalau hal-hal di atas sering terjadi padamu, udah bisa dipastikan kalau kamu sedang mengalami kelelahan dan kejenuhan dalam bekerja. Sebelum mencari solusinya, kamu harus tahu dulu apa aja yang bisa menyebabkan kamu lelah dan jenuh dengan pekerjaanmu.

1. Kesulitan dalam mengontrol pekerjaan

Kamu kurang bisa mengatur jadwalmu
Kamu kurang bisa mengatur jadwalmu via www.profitguide.com
Mungkin kamu kurang bisa mengontrol cara bekerjamu sendiri. Dengan beban tugas yang hampir tanpa henti, kamu kurang bisa membangun struktur yang efektif untuk menuntaskannya. Akibatnya, beban-beban kerja itu menumpuk dan membuatmu kelelahan.


2. Gagal mencapai target

Target nggak tercapai
Target nggak tercapai via www.therichest.com
Kamu sering gagal mencapai target kerjamu, sehingga kamu sering mendapat teguran dari atasan. Hal ini bisa memicu timbulnya rasa kecewa dan pesimis dalam hatimu.

3. Lingkungan kerja yang nggak medukung

lingkungan kerjamu nggak mendukung
lingkungan kerjamu nggak mendukung via www.seguonews.it
Atau mungkin lingkungan dan suasana kerjamu nggak mendukung dan kurang baik buatmu. Kamu kurang diterima dengan baik oleh rekan-rekan kerjamu dan sering mendapatkan perlakuan buruk dari bosmu.

4. Nggak cocok dengan teman kerjamu

Kamu nggak cocok dengan tim kerjamu
Kamu nggak cocok dengan tim kerjamu via www.solmx.org
Ketidakcocokan dengan tim kerja pastinya akan menghambat performa kerjamu. Karena nggak cocok, kamu jadinya nggak bisa kompak dengan teman-teman kerjamu. Kamu sering berselisih paham sehingga kamu kurang bisa bekerja secara maksimal.

5. Pekerjaanmu nggak sesuai minat dan keahlian

 Pekerjaanmu nggak sesuai minatmu
Pekerjaanmu nggak sesuai minatmu via lj-editors.livejournal.com
Atau jangan-jangan kamu sebenarnya nggak suka dengan pekerjaanmu. Kamu merasa pekerjaanmu nggak bisa menyalurkan minat dan keahlianmu dengan baik. Jadi timbullah rasa ketidaknyamanan dalam bekerja.

6. Kekurangan motivasi

Kurang motivasi
Kurang motivasi via www.brunchnews.com
Motivasi dalam bekerja itu sangat dibutuhkan. Kalau kamu kurang mendapat dukungan dari orang-orang lain atau bahkan dirimu sendiri, nggak heran kamu menjadi nggak semangat dan mudah jenuh saat bekerja.


7. Ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi

Pekerjaan dan kehidupan pribadi nggak seimbang
Pekerjaan dan kehidupan pribadi nggak seimbang via tarajicenter.com
Hal ini adalah yang paling sering terjadi. Dimana pekerjaan dan kehidupan pribadi udah nggak jelas lagi batasannya, dan kamu kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan kehidupan pribadimu. Kamu lebih banyak memikirkan pekerjaan ketimbang dirimu sendiri dan keluargamu. karena ini, kamu sering menghadapi konflik dengan dirimu sendiri dan keluargamu.


Setelah kamu tahu apa saja penyebabnya, atasi semua dengan hal-hal ini:

1. Cari kegiatan menyenangkan di luar pekerjaan

Lakukan hobimu di hari libur
Lakukan hobimu di hari libur via yungstarrmg.com
Carilah kegiatan menarik lain yang nggak berhubungan sama sekali dengan pekerjaanmu. Karena nggak bisa dipungkiri, kalau hanya berkutat dengan urusan pekerjaan saja, kamu akan sering merasa jenuh dan bosan. Lakukan hobi seperti olahraga, fotografi, traveling, atau volunteer di sebuah organisasi sosial. Kegiatan selingan seperti ini bisa membuatmu merasa rileks dan menjauhkan pikiranmu untuk sejenak dari beban kerja.


2. Jauhkan diri dari gadget-mu

Jauhkan gadgetmu!
Jauhkan gadgetmu! via www.flickriver.com
Di zaman yang serba digital seperti saat ini, gadget emang bisa memudahkan berbagai urusan hidup. Tapi peralatan canggih seperti itu bisa juga mengganggumu, terlebih jika kamu sedang mencoba mencari ketenangan. Dengan menjauhkan dirimu dari gadget, setidaknya kamu nggak perlu khawatir dengan adanya email dari kantor atau sms dari bos di saat-saat dimana kamu seharusnya istirahat.

3. Istirahat yang cukup dan jaga kesehatan

Istirahat yang cukup
Istirahat yang cukup dan jagalah kesehatanmu via www.gyviau.lt
Setelah jadwal tidur dan makan yang berantakan, kamu harus segera memperbaikinya. Mulailah untuk hidup sehat kembali. Istirahatlah yang cukup dan makanlah yang teratur dan tepat waktu. Jangan lupa juga untuk menjaga kesehatanmu, dengan rutin berolahraga dan tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang kurang sehat.

4. Atur kembali jadwal dan waktumu

Atur kembali jadwal dan waktumu
Atur kembali jadwal dan waktumu via www.thanetgazette.co.uk
Get organized! Atur dan rapikan kembali jadwal dan waktu kerjamu dengan baik. Buatlah jadwal dan  “To Do List” untuk memudahkanmu mengatur waktu bekerjamu. Jika pekerjaanmu menjadi lebih terorganisir pastinya akan memudahkanmu dalam bekerja. Dan kamu pun bisa kembali semangat bekerja.

5. Tetap menyesuaikan diri

Tetap berusaha menyesuaikan diri
Tetap berusaha menyesuaikan diri via media.europe1.fr
Teteap berusaha untuk bisa menyesuaikan diri dengan keadaan dan lingkungan. Mau tidak mau kamu memang harus dituntut untuk bisa beradaptasi. Kalau kamu selalu keteteran dengan deadline dan pressure pekerjaanmu, carilah cara agar kamu tetap bisa bekerja dengan baik. Jika teman-teman sekitarmu belum bisa menerimamu dengan baik, temukan cara untuk bisa berkomunikasi dan bergaul dengan mereka.

6. Motivasi dirimu sendiri

Motivasi dirimu sendiri
Motivasi dirimu sendiri via www.makemoneyinlife.com
Jangan lupa untuk selalu menyuntikkan motivasi pada dirimu sendiri. Jangan memaksa orang lain untuk memberimu motivasi — semua akan percuma jika kamu sendiri nggak bisa memotivasi dirimu sendiri. Tanamkan semangat-semangat positif di dalam pikiranmu sehingga kamu bisa terpacu untuk lebih semangat lagi.

7. Berkonsultasi

Jangan sungkan berkonsultasi
Jangan sungkan berkonsultasi via www.judythebc.com
Jika menurutmu permasalahan yang kamu hadapi ini sudah terlalu berat buatmu, kamu nggak perlu sungkan-sungkan untuk berkonsultasi pada keluarga dan teman. Atau kalau perlu kamu juga bisa meminta bantuan pada psikolog yang sudah disediakan kantormu.

Kualitas dan produktivitas itu sangat penting bagi seorang pekerja. Kalau performa kerjamu dari hari ke hari kian menurun, kamu nggak boleh tinggal diam aja. Jadi jangan anggap enteng rasa lelahmu saat bekerja. Semoga tips yang Hipwee kasih ini bisa membantumu ya!

Rabu, 12 November 2014

Semangat Dan Motivasi Kerja Karyawan

Semangat Dan Motivasi Kerja Karyawan


Motivasi kerja karyawan adalah sesuatu yang menciptakan semangat kerja karyawan atau pekerja, termasuk diantaranya adalah kata-kata pembangkit semangat.
Untuk menghasilkan produk yang bermutu dengan hasil yang banyak, sebuah perusahaan memerlukan karyawan atau pekerja yang termotivasi supaya lebih rajin lagi, memiliki hasrat keinginan dan semangat juang yang kokoh.
Motivasi adalah sesuatu kekuatan yang mampu menggerakan batin untuk bertindak. Sedangkan kerja atau bekerja adalah melakukan gerakan untuk menghasilkan sesuatu.
Kata Semangat dan motivasi Kerja

2 Faktor Motivasi Kerja
Motivasi kerja bisa terjadi karena 2 faktor, diantaranya adalah
  • faktor internal, adalah faktor dari dalam diri pekerja itu sendiri. Motivasi kerja terjadi karena semangat dan niat kerja yang ikhlas.
  • faktor eksternal, faktor diluar pekerja. Suasana lingkungan kerja yang menyenangkan, Seorang manager bertanggung jawab menciptakan dan mengelola suasana kerja yang menyenangkan. Termasuk diantaranya adalah mengatur sistem kerja dan menciptakan motivasi kerja karyawan.
Selain faktor dari dalam diri karyawan, faktor luar juga sangat bisa mempengaruhi semangat dan motivasi kerja. Diantara Contoh Motivasi Kerja Adalah Hasrat Keinginan Memiliki Uang
Alasan yang paling kuat mengapa orang harus bekerja adalah karena memiliki hasrat untuk mencukupi Kebutuhan fisiologis (kebutuhan pangan, sandang dan papan) ini adalah yang paling dasar. Sekarang kebutuhan fisiologis bisa dipenuhi, caranya adalah dengan menghasilkan uang. Uang yang diperoleh bisa dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Seorang ayah atau kepala keluarga seharusnya memiliki hasrat menghasilkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, selain untuk keperluan dan hasrat keinginannya yang lain.
Motivasi Kerja Karyawan Supaya Lebih Bersemangat
Agar tidak merasa malas, seorang karyawan atau pekerja harus termotivasi oleh hasrat yang positif dan memiliki semangat kerja yang baik, Seorang manager perusahaan harus menciptakan motivasi kerja untuk karyawan.
Kata-kata Semangat
Diantara kata semangat yang bisa merubah rasa malas menjadi tindakan, adalah seperti :
  • Kalau orang lain bisa maka saya juga bisa.
  • Saya harus mengerjakannya karena saya tidak mau membuang waktu.
  • Saya bukan pemalas, Saya sangat menghargai waktu hidup yang dianugerahkan oleh Allah yang maha kuasa.
Hubungan Motivasi Kerja Dengan Suasana Hati Yang Nyaman Dan Ikhlas
Semangat kerja diperoleh dari terciptanya suasana hati yang nyaman dan ikhlas. Semangat kerja sulit anda miliki ketika anda sedang galau dan kesal. Suasana hati yang senang dan ikhlas didapat dari pengetahuan anda tentang menyikapi hidup, contoh sikap hidup yang baik adalah selalu berpikir positif, melakukan semua kewajiban dengan benar dan berdo'a.
Motivasi Kerja Yang Efektif
Seseorang bisa bekerja secara optimal dan efektif ketika sedang memiliki semangat kerja yang tinggi. Mesin motivasi yang anda ciptakan sendiri untuk penambah semangat kerja adalah yang paling efektif, yang bisa melekat pada diri anda.
Diantara motivasi kerja yang efektif adalah memiliki hasrat keinginan yang menggebu-gebu untuk mendapatkan sesuatu, atau hasrat keinginan untuk membahagiakan orang lain dan tujuan hidup lainnya. Hasrat ini seharusnya selalu ditanamkan didalam benak anda setiap hari.
Impian Pekerja Keras
Pekerja yang potensial adalah seseorang yang bekerja dengan semangat kerja yang kokoh dan tahan banting. Seseorang cenderung menjadi pekerja keras ketika dia mempunyai impian dan termotivasi oleh impiannya itu.
Bagaimana Agar Selalu Termotivasi
Anda harus menyadari bahwa motivasi Anda bisa berubah selama hidup Anda, terkadang surut atau tidak ada motivasi sama sekali. Hal ini disebabkan karena tingkat kepuasan mencukupi kebutuhan adalah sebuah proses yang dinamis dan berkembang.
motivasi anda untuk bekerja kemungkinan akan berubah karena anda mendapatkan pengalaman hidup. Motivasi kerja akan sangat berkembang ketika anda tumbuh menjadi pribadi yang dewasa.

10 Cara Praktis Mengatasi Rasa Marah

10 Cara Praktis Mengatasi Rasa Marah

marah
Berikut adalah beberapa saran praktis untuk mengatasi marah.
1. Ketika anda marah jangan mengatakan apa-apa.
Jika kita berbicara dalam rasa marah, kita pasti akan memperburuk situasi dan sangat mungkin menyakiti perasaan orang lain. Jika kita berbicara dalam rasa marah, kita mungkin akan menemukan bahwa orang-orang akan menanggapi dengan rasa marah juga, menciptakan sebuah lingkaran kemarahan. Namun jika kita bisa menjaga untuk tetap diam, maka akan memberikan waktu untuk emosi kemarahan meninggalkan kita.
.
“Ketika marah, hitunglah sampai sepuluh sebelum anda berbicara. Jika anda sangat marah, hitunglah sampai seratus. ”
- Thomas Jefferson –
2. Acuhkan terhadap orang-orang yang berusaha membuat kita marah.
Sialnya, beberapa orang mungkin memiliki niat jahat dengan mencoba membuat anda marah dan mengambil kesenangan dari anda. Namun jika kita bisa mengacuhkan kata-kata mereka dan tidak merespon dengan cara apapun provokasi mereka, mereka akan kehilangan minat dan tidak mengganggu kita di waktu mendatang.
3. Gunakan alasan untuk menghentikan kemarahan.
Ketika kita marah, katakan kepada diri sendiri “kemarahan ini tidak akan membantu saya dengan cara apapun. Kemarahan ini akan membuat situasi lebih buruk.” Bahkan jika sebagian dari kita masih marah, suara batin kita akan membantu kita untuk menjauhkan diri dari emosi kemarahan
4. Bersikap baik pada orang lain.
Visualisasi lain yang disarankan oleh seorang guru spiritual adalah melihat agen kemarahan sebagai anak berusia 5 tahun. Jika anda berpikir tentang orang lain sebagai anak berusia 5 tahun yang tak berdaya, kasih sayang dan pengampunan anda yang akan muncul. Jika adik kecil anda tidak sengaja menusuk anda, anda tidak akan merasakan kemarahan dan keinginan untuk membalas. Sebaliknya anda hanya akan merasa dia masih terlalu muda dan perlu tahu hal-hal yang lebih baik. Latihan ini mungkin sangat berguna bagi anggota keluarga dekat yang kadang-kadang menimbulkan rasa marah anda.
5. Nilai perdamaian jauh lebih tinggi dibanding rasa marah.
Jika kita menghargai ketenangan pikiran sebagai harta kita yang paling penting, kita tentu saja tidak akan membiarkan kemarahan tetap ada dalam sistem kita. Seperti Sri Chinmoy pernah katakan :
“Anda mungkin punya hak untuk marah dengan seseorang, tetapi anda tahu bahwa dengan marah kepadanya anda hanya akan kehilangan kedamaian pikiran anda yang berharga ..”
6. Selalu mencoba untuk memahami mereka yang marah pada anda.
Jangan khawatir jika anda memiliki perasaan untuk membela diri dari kritik mereka. Jika anda dapat tetap tenang, mereka mungkin mulai merasa bersalah melampiaskan kemarahan mereka pada anda. Terinspirasi oleh contoh ketenangan anda, mereka akan sadar dan berusaha untuk melakukan hal yang sama.
7. Fokus pada sesuatu yang sama sekali berbeda.

Misalkan seseorang telah melakukan sesuatu yang membuat anda marah. Pikirkan tentang sesuatu yang akan membuat anda bahagia. Penangkal terbaik untuk negatif adalah fokus pada yang positif.
8. Tarik nafas dalam-dalam.
Tindakan sederhana dengan menarik nafas dalam-dalam akan sangat membantu anda dalam menghilangkan kemarahan.
9. Meditasi.
Berlatih meditasi secara teratur untuk membawa kedamaian batin anda kedepan. Jika kita dapat memiliki akses menuju kedamaian batin, maka kita akan mampu memanfaatkan hal ini selama masa pengujian.
10. Tersenyum.
Ketika kita tersenyum kita meredakan banyak situasi negatif. Tersenyum adalah cara menawarkan niat baik kepada orang lain. Tersenyum tidak memerlukan biaya apa-apa, selain efektif dapat meredakan situasi tegang.

Motivasi Kerja Hanya Dalam 12 Langkah

Motivasi Kerja Hanya Dalam 12 Langkah

motivasi kerja
Meskipun anda sangat mencintai pekerjaan anda, ada kalanya motivasi kerja anda berada pada titik terendah. Ada beberapa alasan yang menyebabkan hal ini terjadi, namun hal terpenting yang perlu anda ketahui adalah hal ini terjadi pada siapapun pada titik tertentu. Jika anda mengikuti beberapa tips sederhana yang ada di bawah ini, anda bisa mendapatkan kembali hal-hal yang memotivasi anda:
1. Jujurlah Dengan Diri Anda
Akui bahwa anda kehilangan motivasi dan anda harus melakukan sesuatu. Kejujuran selalu merupakan cara terbaik.
2. Mengapa Anda Berada Disini?
Sangatlah mudah untuk merasa anda hanya bagian kecil, sehingga anda perlu mengingatkan diri anda mengenai gambaran besar dari yang anda kerjakan. Laporan-laporan yang anda susun mungkin tidak begitu berarti bagi anda namun mereka merupakan bagian dari proses pengambilan keputusan yang berhubungan dengan pertumbuhan perusahaan. Sadarilah betapa pentingnya hal-hal yang anda kerjakan setiap hari.
3. Untuk Siapa Anda Bekerja?
Apakah anda bekerja untuk menafkahi keluarga anda, orang tua anda atau untuk membangun karir anda? Apapun alasan yang memotivasi anda dalam bekerja, cobalah letakkan sesuatu yang menjadi pengingat di meja atau di telepon genggam/tablet anda. Sekarang anda memiliki afirmasi harian sebagai alasan mengapa anda bekerja.
4. Bacalah Buku-buku Motivasi
Hal ini mungkin terdengar konyol namun membaca buku motivasi yang baik dapat membuat anda bersemangat. Ada banyak buku motivasi tersedia di toko-toko buku dan mungkin salah satunya dapat memiliki dampak yang dramatis pada anda dalam hal motivasi kerja.
5. Hindari Rekan Kerja yang Negatif
Salah satu penguras motivasi anda dalam bekerja adalah jika anda dikelilingi oleh orang-orang yang negatif. Jika anda merasa anda kehilangan motivasi setelah mendengarkan mereka berbicara, maka anda memiliki masalah. Cobalah untuk meminta relokasi meja kerja dan berikan alasan mengapa anda mengajukan hal tersebut.
6. Poster Motivasi
Oke, hal ini mungkin sedikit klise dan terdapat banyak situs yang menjadikan hal ini lelucon, namun poster atau pesan motivasi bukanlah ide yang buruk. Tentunya anda lebih memilih untuk dikelilingi oleh pesan-pesan positif daripada negatif kan? Sangatlah mudah untuk menjadi sinis – namun memiliki keyakinan membutuhkan usaha.
7. Bicara
Jika anda merasa anda bergumul dengan motivasi kerja anda, cobalah untuk membicarakannya dengan rekan kerja yang anda percaya atau bahkan dengan atasan anda – jika atasan anda cukup terbuka untuk membicarakan hal ini. Kebanyakan perusahaan ingin anda merasa bahagia dan produktif dan sangat membantu untuk mengembalikan motivasi anda.
8. Gosip Seputar Kantor
Hindari, hindari, dan hindari gosip seputar kantor sebisa mungkin. Gosip umumnya berawal dari orang-orang yang tidak memiliki cukup pekerjaan sehingga membuat anda kehilangan fokus pada pekerjaan anda. Gosip seputar kantor tidak memiliki manfaat, sangat merusak dan orang yang anda gosipkan mungkin akan membicarakan anda besok, minggu depan, atau bulan depan.
9. Istirahat
Jika anda bergumul dengan sebuah masalah pada pekerjaan atau proyek, jangan menghantamkan kepala anda ke dinding – tinggalkan pekerjaan itu selama satu atau dua jam lalu kembali. Istirahat dapat memberikan pikiran anda kesempatan untuk menemukan solusi dari masalah anda – pikiran manusia merupakan pemberi solusi yang sangat luar biasa jika anda memberinya kesempatan.
10. Periksa Postur Anda
Apakah anda duduk bermalas-malasan pada kursi anda setiap hari? Posisi duduk seperti ini dianggap memberi sinyal psikologis yang salah kepada tubuh anda. Jika postur tubuh anda terlihat depresi dan tidak termotivasi, maka emosi anda juga akan mengikuti postur anda. Cobalah duduk tegak dan perhatikan bagaimana hal tersebut akan mempengaruhi mood anda secara cepat.
11. Minum Air
Sangatlah mengagumkan bagaimana dehidrasi dapat menyebabkan anda merasa lelah, malas, dan tidak memiliki inspirasi. 80% tubuh manusia terdiri dari cairan sehingga tubuh anda perlu diisi dengan cairan yang cukup setiap harinya. Minum air beberapa gelas per hari dapat membuat anda merasa lebih bertenaga – air merupakan bahan bakar tubuh anda jadi manfaatkanlah.
12. Selesaikanlah Pekerjaan yang Anda Mulai
Anda bangun di pagi hari dan jempol kaki anda tersandung. Dasi anda terkena pasta gigi. Lalu mobil anda mogok. Pagi yang luar biasa dan sekarang anda akan menyaksikan hari anda akan semakin buruk. Baca juga Bagaimana Tetap Termotivasi Untuk Menyelesaikan Apa Yang Telah Anda Mulai.
Keadaan emosi anda dapat anda ubah dengan melihat foto anak anda, binatang peliharaan favorit anda, atau hanya dengan menonton video motivasi (jika hal tersebut diijinkan di tempat kerja anda). Bagi saya, video selalu dapat memotivasi saya dan membuat saya tersenyum.
Semoga bermanfaat! :)

http://www.akuinginsukses.com

Cara Membuat Artikel yang Disukai Google

Cara Membuat Artikel yang Disukai Google

Cara Membuat Artikel yang Disukai Google

Di atas adalah screenshot percakapan saya dengan salah satu teman blogger bernama Priangga Otviapta yang sedang terheran-heran kenapa blognya mampu nangkring di halaman depan mesin pencari google dengan kata kunci yang cukup populer tanpa melakukan optimasi apapun.

Secara pribadi saya tidak heran dengan apa yang dialami oleh mas Priangga Otviapta tersebut karena setelah melihat-lihat isi blognya, konten atau artikel di blognya benar-benar high quality sesuai dengan apa yang diinginkan oleh google. Jadi wajar jika google memberikan peringkat yang bagus.

Tidak bisa dipungkiri saat ini kualitas konten memang menjadi faktor penting dalam SEO. Di sisi lain backlink yang kita tahu selama ini menjadi faktor utama peringkat mesin pencari semakin kesini mulai semakin berkurang perannanya.


Cara membuat artikel yang disukai oleh Google

Nah langsung saja di sini saya ingin berbagi kepada sobat yang mungkin bertanya-tanya, "seperti apa sih artikel yang disukai google?"

Di bawah ini adalah daftar hal-hal yang bisa sobat lakukan untuk membuat artikel di blog sobat lebih diskuai google atau SEO friendly dan mendapatkan peringkat yang bagus. Silakan disimak..

1. Letakan keyword pada judul artikel

Hal paling dasar yang saya rasa kebanyakan dari sobat sudah mengetahuinya, yaitu dengan meletakan keyword pada judul artikel. Usahakan untuk meletakan keyword pada bagian depan atau kata pertama pada judul.

2. Letakan keyword pada URL

Salah satu yang juga tidak kalah penting adalah dengan meletakan keyword pada URL. Untuk hal ini sobat tidak perlu terlalu pusing karena kebanyakan platform blog, URL artikel akan menyesuaikan dengan judul artikel secara otomatis.

3. Letakan keyword pada meta description

Mungkin untuk hal ini tidak akan berpengaruh banyak tapi meletakan keyword pada meta description dapat membantu meningkatkan CTR atau rasio klik-tayang blog sobat pada mesin pencari.

Bagaimana cara memasang meta deskripsi? bagi sobat pengguna blogger silakan bisa dibaca postingan ini : SEO untuk Blogger

4. Letakan keyword pada 100 kata pertama dalam artikel

Jumlah kata kunci atau keyword density menurut saya tidak begitu penting, yang paling penting adalah keyword harus muncul setidaknya pada 100 kata pertama dalam artikel. Semakin awal semakin bagus.

5. Artikel lebih panjang lebih bagus

Panjang artikel sebaiknya mencapai 600 kata atau lebih banyak. Google menyukai artikel yang panjang dan diulas secara mendetail.

6. Pasang gambar yang relavan

Apapun topik artikel yang sobat bahas sebisa mungkin untuk memasang gambar yang relavan. Satu gambar saja cukup, tapi lebih dari satu lebih bagus.

Hal paling penting yang tidak boleh dilupakan saat memasang gambar adalah memasang ALT Atribut.

7. Pasang video yang relavan

Bukan sebuah keharusan, tapi jika memungkinkan pasang juga video yang relavan pada artikel blog sobat agar dapat memberikan nilai tambah.

8. Gunakan bullet list atau tabel

Jika artikel sobat menampilkan daftar sesuatu maka lebih baik untuk menggunakan bullet list atau tabel ketimbang menggunakan text biasa atau gambar.

9. Pasang internal link

Memasang link ke artikel lain yang relavan di blog kita merupakan hal yang cukup penting karena dapat membantu mesin pencari dan juga pembaca menjelajahi isi blog kita.

10. Jangan lupa external link

Banyak yang berpendapat memasang link keluar hanya akan mengurangi kualitas artikel, padahal kenyatannya adalah sebaliknya. Memasang link keluar dapat memberi nilai tambah artikel di blog sobat, asal... :

  • Memasang link keluar yang relavan
  • Menggunakan atribut nofollow
  • Jangan menggunakan keyword target sebagai anchor text
  • Memasang link ke blog/situs otoritas (contoh: Wikipedia)

Disukai Google itu bagus, tapi disukai oleh pembaca adalah nomor satu

Kebanyakan blogger yang berusaha membuat artikel agar disukai oleh google melupakan tujuan utama kenapa mereka membuat artikel.
Jadi disini saya ingin mengingatkan kepada sobat bahwa disukai oleh google itu bagus, tapi yang paling utama adalah artikel sobat disukai oleh pembaca.

Tulislah artikel yang benar-benar pembaca sobat butuhkan.


Kesimpulan...

Membuat artikel yang disukai oleh google boleh dibilang bukan hal yang begitu sulit. Hal selanjutnya yang bisa sobat lakukan adalah mempromosikan artikel blog sobat di media sosial atau tempat-tempat lain agar semakin banyak yang membacanya. Jadi tidak melulu mengandalkan Google.

Terima kasih!